Wednesday, May 25, 2005

Nexus

lengang pantai berdebur ombak,
merengkuh pasir dihempas sepoi angin laut utara.
jiwa hampa penuh dusta,
dilapis kulit putih pualam rapuh,
tergoda jiwa.

di punggungmu menjerit bola melejit,
pemukul kayu tertawa di kehijauan,
bergema dibawa angin laut utara,
seolah lupa duka di seberang
berkulit sawo duka menerjang.

datang senja birahi mengundang,
melenggok bambu menjepit kaki,
semburat ludah memecah kebingaran malam,
untaian anggrek melingkari leher,
dilapis kulit putih merangsang.

kecipak air membatalkan tidur,
kemilau biru memantul sinar mentari,
menyilaukan mata memanggil selera,
membawa nafsu sorga neraka,
berjalan kembali ke alam mula.

Kota Kinabalu, 5/4/05

No comments:

Post a Comment